Minggu, 05 April 2009

TIPS MERAWAT KULIT

Salah satu global warming effect adalah tidak menentunya cuaca . Kadang panas kadang dingin, kadang kering kadang lembab. Perubahan cuaca pun berlangsung relatif cepat. Tentu saja keadaan ini berpengaruh buruk terhadap kulit kita. Untuk meminimalisir pengaruh buruk cuaca yang kurang bersahabat ini, kulit perlu dirawat secara intensif . Berikut beberapa tips untuk merawat kulit :
1. Membersihkan kulit dengan lembut.
Hembusan angin yang menerpa wajah, memang membuat kita merasa nyaman. Tetapi juga menyebabkan debu dan kotoran menempel dan menyumbat pori-pori kulit kita, dan dapat memicu tumbuhnya jerawat dan komedo. Selain itu, kotoran yang menempel pada kulit dapat menghalangi penyerapan vitamin & nutrisi bagi kulit. Oleh sebab itu menjaga kebersihan kulit merupakan perawatan utama.Untuk membersihan kulit wajah sehari-hari, pilihlah pembersih wajah yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit kita.Apakah kulit kita kering, berminyak, atau kombinasi dari keduanya. Bahan pembersih alami yang tidak banyak menggunakan campuran kimia lebih dianjurkan.Jenis pembersih hendaknya disesuaikan pula dengan keadaan kulit kita. Misalnya pada saat kita menggunakan make up tebal, sebaiknya kita pilih jenis deep cleanser yang dapat membersihkan sisa-sisa make up dengan sempurna.
2. Menjaga Kelembaban Kulit.
Indonesia termasuk wilayah beriklim tropis dimana suhu udara rata-rata relatif tinggi. Sinar matahari yang menyengat dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif,namun menyebabkan dehidrasi. Mengoleskan pelembab sesudah kulit dibersihkan akan membantu mencegah dehidrasi kulit yang menyebabkan kulit menjadi kering.Memilih produk perawatan kulit yang memiliki kandungan air yang tinggi adalah tindakan yang tepat untuk menjaga kelembaban kulit, mencegah dehidrasi kulit dan mencegah penuaan dini (premature aging)
3. Menggunakan Scrub Secara Teratur
Kotoran dan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit, menyebabkan kulit tampak kusam dan tidak dapat bernafas lega serta mengurangi kemampuan kulit untuk menyerap nutrisi. Untuk menghindari hal tersebut, gunakan scrub atau lulur secara teratur. lulur atau scrub berfungsi sebagai amplas, yang mengangkat kotoran serta sel-sel kulit mati dengan sempurna, membuat kulit dapat bernafas lega & mampu menyerap nutrisi dengan optimal,serta merangsang pertumbuhan sel kulit baru lebih cepat.Scrubing yang dilakukan secara teratur akan menjadikan kulit tampak bersih dan bercahaya. Gunakan Scrub dari bahan-bahan alami yang aman bagi kulit dan tidak menyebabkan alergi.
4. Hindari Sinar Matahari secara Langsung
Untuk menjaga kesehatan kulit sebaiknya hindari sengatan sinar matahari secara langsung, gunakan produk perawatan kulit yang mengandung SPF ( Sun Protection Factor ). Sesuaikan tingkat SPF dengan kebutuhan kulit anda. Jika anda beraktifitas di udara terbuka (outdoor) gunakan pelindung sinar matahari dengan tingkat SPF yang tinggi, tetapi jika anda berada di ruangan , tidak terkena sinar matahari secara langsung, gunakan pelindung sinar matahari dengan kadar SPF yang rendah. Kadar SPF yang tinggi memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi. Jadi hati-hati memilih pelindung sinar matahari ( sun block ), kadar SPF yang tinggi belum tentu sesuai untuk jenis kulit kita.
5. Perawatan dari Dalam.
Untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cantik bukan hanya mengandalkan perawatan dari luar saja namun perlu diperhatikan juga perawatan dari dalam. Kulit juga memerlukan nutrisi, makanan yang banyak mengandung vitamin A, C, dan E sangat baik bagi kulit, selain itu istirahat cukup dan olah raga juga akan membantu pertumbuhan kulit dan berpengaruh pada kondisi kulit. Tidak ketinggalan minum air putih, karena air adalah faktor yang sangat penting untuk menjaga kelembaban kulit, dan mencegah penuaan dini .Kulit adalah bagian tubuh yang sensitif dan lemah, perubahan cuaca global sangat berpengaruh bagi kondisi kulit kita, Semoga kulit cantik dan sehat menjadi milik anda.

Kamis, 05 Februari 2009

Keramik kinclong seperti baru

Sebagai ibu rumah tangga, aktifitas membersihkan rumah adalah kudu hukumnya. Habis siapa lagi yang mo diandelin. Pembantu? Boleh saja kalo ada. Tapi, kalo ga ada pembantu, apa mau kita biarkan rumah kita kotor? Wah...nggak enak dong. Kalo aku sih, selama waktu and tenaga memungkinkan, bersih-bersih rumah bukanlah pekerjaan yang memberatkan. Malah sebaliknya. Aku cukup care dengan urusan yang satu ini. Koleksi perlengkapan bersih-bersihku pun cukup lengkap. Mulai dari aneka jenis lap, lap kain halus, kasar,lap kering, lap camois, spons, juga aneka cairan pembersih. Cairan pembersih untuk kayu, logam vinil,dan keramik.Tentu saja aneka jenis sikat, bahkan kuas untuk menyingkirkan debu pada permukaan yang memiliki banyak celah, seperti key board. (maklum ga punya vacum).Dengan koleksi peralatan sebanyak itu, ternyata tidak serta merta selesai semua urusan bersih-bersih rumah. Dari pengalamanku,noda karat air pada keramik kamar mandi adalah jenis noda yang bandel untuk disingkirkan. Berbagai merek cairan pembersih yang kutemukan di toko, ternyata tidak mampu bekerja sebaik yang mereka promosikan. Alih-alih keramik bersih, malah nat keramik rusak karena terkorosi. Belum lagi gatal di tangan dan bau menyengat yang menyesakkan napas.
Pada suatu hari,(kayak dongeng nih) aku ngobrolin masalah ini sama tukang service kloset. Ternyata si bapak yang baik itu bersedia membagi ilmunya tentang cara membersihkan dan merawat kloset maupun keramik pada umumnya. Mau tau rahasianya? Berikut ini caranya :
  1. Basahi keramik yang akan dibersihkan.
  2. Gosok keramik dengan ampelas mobil sampai bersih.
  3. Bilas dengan air
  4. Bila noda masih tersisa, ulangi.
Simpel dan ekonomis kan?
Ampelas mobil adalah jenis ampelas yang bertekstur halus tapi tahan air dan kuat sehingga mampu menyingkirkan noda bandel tanpa menggores. Waah...ketika pertamakali mencoba,aku hampir ga percaya. Benar-benar puuaass. Selamat mencoba! And....good bye gatal dan bau.


Note: Ampelas mobil dapat dibeli di toko bahan bangunan

My Four Princesses Part.1

Hana And Cica
Empat orang putriku,
memberi warna yang berbeda-beda dalam perjalanan hidupku. Ketika si sulung pertama kali dapat ku rasakan denyut jantungnya, mereka telah membuatku bahagia sekaligus cemas. Bagaimana tidak? Setelah sekian tahun kehadiran mereka kudambakan, kuupayakan tak kenal lelah, tiba-tiba dokter mengatakan sulungku kembar...!!
Aku bukan tidak tahu, apa resiko mengandung bayi kembar. Namun, aku mencoba lebih menikmati rasa bahagia yang didamba oleh setiap wanita. Menjadi Seorang Ibu. Meski tak dapat kupungkiri debar jantungku, setiap kali tiba jadwal mengintip mereka dengan USG. Masih adakah kedua buah hatiku? Bagaimanakah keadaan mereka? Apakah mereka masih tumbuh besar bersama-sama? Atau ada yang "kalah" salah satunya? Atau...
" Ya Allah, aku ingin kedua anakku tumbuh sehat, normal dan lahir dengan selamat." Demikianlah paling tidak doa yang senantiasa kupanjatkan.
Perasaan lega dan haru menyergapku malam itu. "Lihat Bu, mereka terpisah sempurna. Tidak siam".kata dokter sambil menunjuk gambar 2 benda di layar monitor. Alhamdulillah... satu kecemasan terlegakan sudah. Layaknya wanita hamil, di usia trimester pertama kandunganku, aku tak berselera makan. Tak hanya itu, meningkatnya HCG (
Human Chorionic Gonadotropin hormon) dalam darah, menyebabkan aku kehilangan semangat. Dari buku-buku yang kubaca, aku belajar menyikapi semua perubahan yang terjadi selama masa kehamilanku. Morning sick masih kualami hingga trimester 2. Nasi dan lauk-pauk, bukan saja tidak menarik seleraku, malah memancing isi perutku keluar semua bila kupaksakan. Satu-satunya protein hewani yang kusukai adalah udang rebus saus lemon. Minimnya makanan yang aku konsumsi, menyebabkan berat badanku maupun bayiku, kurang. Bahkan dokter memberi istilah lebih keras lagi, "Ibu kurang gizi!" Makan yang banyak dong Buu... jangan males. Namanya nggak sayang anak!"Duh...sedihnya. Tentu saja. Jangankan dokter, suamiku juga mungkin tak pernah tau betapa aku berjuang melahap segala bentuk makanan. Walaupun beberapa menit kemudian perutku akan menolaknya. Lalu kusimak nasihat dan pertanyaan-pertanyaan dokter berikutnya. "Kalau tidak suka susu formula, minum susu fullcream aja Bu, lebih enak dan tidak neg. Sudah pernah mencoba, Bu?" Sudah dok, tapi muntah juga. "Kalo es krim, bagaimana?"tanya dokter lagi. Es krim? Waah boleh dicoba tuh. "Es krim itu kan bahan dasarnya susu, kalo bisa setengah liter sehari". lanjut sang dokter. Sejak saat itu, es krim dan udang rebus, menjadi menu utamaku. Sampai suatu malam aku terbangun mendapati dasterku basah. Aku ngompol? Tapi tidak ada bau dan... Air ketuban! Ya, aku segera teringat ciri-ciri air ketuban yang pernah kubaca di sebuah buku panduan kehamilan. Malam itu tgl 30 september 1994, jam sebelas malam, suamiku mengantarku ke RS Mitra Keluarga Jatinegara. Sepanjang perjalanan, air ketubanku terus mengalir. Aku merasa baju hamilku menjadi lebih longgar. Oh...jangan-jangan bayiku saling mendesak dan menekan.
Dokter memutuskan operasi sesar setelah sholat subuh. Pertimbangan sesar, selain ketuban bocor, posisi bayi-bayiku ternyata malang melintang. Yang di bawah telentang dan yang lain posisi duduk di atasnya. Subhanallah...
Akhirnya, lahirlah si sulung kembarku dengan lancar. Keduanya perempuan dengan berat 2,3 kg dan 1,9 kg. Kembar ke-1 kami beri nama Alif Hasna Astrima dan kembar ke-2 Alif Nissa Astrima. Kemudian mereka lebih akrab dengan panggilan Hana dan Cica